Riwayattentang wafatnya manusia mulia, Nabi Besar Muhammad Saw. Ada pesan-pesan yang telah dititipkan Rasulullah Saw kepada seluruh umatnya menjelang wafat, dan pesan itu harus diketahui seluruh umat Islam. Apabila umat muslim mengetahui kisah Rasulullah Saw saat menjelang wafat, sudah pasti akan merasakan kesedihan yang sangat mendalam.Oleh Fauzi Bahreisy Nabi SAW bersabda, "Bertakwalah kepada Allah di mana dan kapan saja engkau berada. Susullah keburukan dengan amal kebaikan sebab itu bisa menghapusnya. Tunjukkan akhlak yang baik kepada manusia!" HR at-Tirmidzi. Pesan Nabi SAW di atas adalah pesan yang sangat berharga. Pesan tersebut berlaku bagi semua umatnya hingga hari kemudian. Mengamalkannya merupakan jaminan kesuksesan dunia dan akhirat. Pertama adalah pesan untuk bertakwa di mana dan kapan saja berada. Takwa adalah tujuan dari segala tujuan hidup manusia. Secara bahasa takwa berarti melindungi dari dari mara bahaya. Hakikat takwa adalah melaksanakan perintah dan menjauhi larangan; bersyukur dan tidak kufur; ingat kepada-Nya dan tidak lupa; serta taat dan tidak bermaksiat. Orang yang berhasil menata hidupnya dalam ketakwaan, akan mendapatkan banyak kebaikan. Ia bisa mencapai derajat kewalian lihat QS Yunus 62-63. Ia layak menjadi orang yang mulia di sisi Allah lihat QS al- Hujurat13. Ia akan dibimbing untuk bisa membedakan antara hak dan batil lihat QS al-Anfal 29. Ia akan mendapatkan solusi dan jalan keluar dari segala persoalan QS ath-Thalaq 3-4. Serta ia juga akan mendapat pengampunan dosa sekaligus limpahan pahala lihat QS QS ath-Thalaq 5. Karena itu, Nabi SAW selalu memberikan pesan untuk bertakwa dalam setiap kesempatan. Itulah bekal terbaik manusia dalam menjalani kehidupan. Kedua, pesan untuk senantiasa menyusul keburukan dengan amal kebaikan. Pasalnya, sehebat apa pun usaha untuk menata ketakwaan, kita tetaplah manusia yang tidak lepas dari dosa dan salah. Manusia bukan malaikat dan bukan pula bidadari surga. Manusia tempatnya lupa dan alfa. Ada saat ia jatuh dan tergelincir pada kesalahan. Namun demikian, Nabi SAW tidak ingin umatnya berputus asa dan patah semangat untuk menjadi orang baik. Beliau memberikan jalan keluar. Yaitu pada saat seseorang tergelincir dalam kesalahan, ia tidak boleh diam dan terus membiarkan diri di dalamnya. Apalagi bangga dan memamerkan kesalahan yang ada. Sebab, dosa dan kesalahan yang dibiarkan bisa membesar dan menjadi petaka. Hati bisa menjadi rusak dan berkarat sebagaimana firman Allah dalam surah al-Muthaffifin ayat 14. Tempat dilakukannya dosa dan maksiat juga bisa menjadi saksi di akhirat. Karena itu, Nabi SAW menyuruh segera menyusul keburukan dengan amal kebaikan. Hal itu agar hati segera menjadi bersih kembali tidak sampai berkarat. Juga agar semua tempat kita berpijak dan beraktivitas tidak menjadi saksi keburukan. Akan tetapi, sebaliknya, menjadi saksi kebaikan. Ketiga, pesan untuk berakhlak baik kepada manusia. Pasalnya, ketakwaan kepada Allah dan usaha menjaganya bisa hancur berantakan lantaran akhlak buruk kita. Ahli ibadah bisa bangkrut dan celaka lantaran akhlak buruknya. Orang yang tekun salat dan rajin puasa bisa binasa lantaran perbuatan keji yang dilakukannya. Atas dasar itulah, ketakwaan harus dirawat dan dijaga dengan cara menunjukkan akhlak mulia. Iman baru bernilai bila disertai akhlak yang mulia. Ibadah baru diterima bila berhias akhlak mulia. Ilmu juga baru bermanfaat bila melahirkan akhlak mulia. Itulah sebabnya Nabi SAW bersabda, "Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." HR Ahmad. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini
Orangyang seperti ini, tujuan hidupnya bukanlah dunia, namun tidak juga meninggalkannya, akan tetapi lebih kepada kepentingan akhirat karena ia meyakini bahwa akhirat adalah kehidupan yang kekal abadi selamnya. Inilah Lima pesan Malaikat Jibril terhadap Nabi Muhammad serta umatnya, semoga menjadi bahan renungan bagi kita semua, Aaamiiin.
- Nabi Muhammad SAW telah menunjukan jalan yang baik dan benar untuk umat manusia agar selamat di dunia dan akhirat. Dengan mematuhi ajaran agama Islam yang dibawa dan diajarkan Rasulullah SAW, umat manusia akan selamat di dunia dan hidupnya, Rasulullah SAW pernah memberi lima pesan kepada umat manusia melalui Abu Hurairah. Lima pesan Nabi Muhammad SAW ini untuk diajarkan dan diamalkan. ุญูุฏููุซูููุง ุจูุดูุฑู ุจููู ููููุงูู ุงูุตูููููุงูู ุงููุจูุตูุฑูููู ุญูุฏููุซูููุง ุฌูุนูููุฑู ุจููู ุณูููููู ูุงูู ุนููู ุฃูุจูู ุทูุงุฑููู ุนููู ุงููุญูุณููู ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ู ููู ููุฃูุฎูุฐู ุนููููู ููุคูููุงุกู ุงููููููู ูุงุชู ููููุนูู ููู ุจูููููู ุฃููู ููุนููููู ู ู ููู ููุนูู ููู ุจูููููู ููููุงูู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ููููููุชู ุฃูููุง ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ููุฃูุฎูุฐู ุจูููุฏูู ููุนูุฏูู ุฎูู ูุณูุง ููููุงูู ุงุชูููู ุงููู ูุญูุงุฑูู ู ุชููููู ุฃูุนูุจูุฏู ุงููููุงุณู ููุงุฑูุถู ุจูู ูุง ููุณูู ู ุงูููููู ูููู ุชููููู ุฃูุบูููู ุงููููุงุณู ููุฃูุญูุณููู ุฅูููู ุฌูุงุฑููู ุชููููู ู ูุคูู ูููุง ููุฃูุญูุจูู ููููููุงุณู ู ูุง ุชูุญูุจูู ููููููุณููู ุชููููู ู ูุณูููู ูุง ููููุง ุชูููุซูุฑู ุงูุถููุญููู ููุฅูููู ููุซูุฑูุฉู ุงูุถููุญููู ุชูู ููุชู ุงููููููุจู ููุงูู ุฃูุจูู ุนููุณูู ููุฐูุง ุญูุฏููุซู ุบูุฑููุจู ููุง ููุนูุฑููููู ุฅููููุง ู ููู ุญูุฏููุซู ุฌูุนูููุฑู ุจููู ุณูููููู ูุงูู ููุงููุญูุณููู ููู ู ููุณูู ูุนู ู ููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุดูููุฆูุง ููููุฐูุง ุฑููููู ุนููู ุฃูููููุจู ูููููููุณู ุจููู ุนูุจูููุฏู ููุนูููููู ุจููู ุฒูููุฏู ููุงูููุง ููู ู ููุณูู ูุนู ุงููุญูุณููู ู ููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ููุฑูููู ุฃูุจูู ุนูุจูููุฏูุฉู ุงููููุงุฌูููู ุนููู ุงููุญูุณููู ููุฐูุง ุงููุญูุฏููุซู ูููููููู ููููู ู ููุฐูููุฑู ููููู ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุนููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ูNabi Muhammad SAW bersabda "Siapa yang mau mengambil kalimat-kalimat ini dariku lalu mengamalkannya atau mengajarkan kepada orang yang mengamalkannya?" Abu Hurairah menjawab, "Saya, wahai Rasulullah."Kemudian Rasulullah SAW meraih tangan Abu Hurairah lalu menyebut lima hal. Pertama jagalah dirimu dari keharaman-keharaman, niscaya kamu menjadi orang yang paling ahli ibadah. Kedua terimalah pemberian Allah dengan rela, niscaya kamu menjadi orang terkaya.Ketiga berbuat baiklah terhadap tetanggamu, niscaya kamu menjadi orang mumin. Keempat cintailah sesama seperti kamu mencintai dirimu sendiri, niscaya kau menjadi orang Muslim. Kelima jangan sering tertawa karena seringnya tertawa itu mematikan hati. HR At-Tirmidzi BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini NabiMuhammad Saw juga menganjurkan umatnya untuk bersabar ketika menghadapi wabah penyakit. Pernah ketika menghadapi wabah penyakit Thaun, Rasulullah bersabda; "Tha'un merupakan azab yang ditimpakan kepada siapa saja yang Allah kehendaki. Kemudian Dia jadikan rahmat kepada kaum Mukminin." (HR. Bukhari). Seorangrasul harus menyampaikan pesan Allah Swt. kepada umat walaupun terasa sulit atau dianggap membahayakan. Rasul tidak boleh menyembunyikan sesuatu yang telah diberikan Allah Swt. kepadanya. Begitulah kepedulian Nabi Muhammad saw. kepada umatnya. Rasul terakhir adalah Nabi Muhammad saw., dialah nabi dan rasul penutup, tidak ada lagiJakarta Salah satu prinsip akidah seorang muslim ialah iman dan yakin bahwa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam adalah Utusan Allah. Keyakinan tersebut harus dinyatakan dalam ikrar dua kalimat syahadat. Apabila seseorang telah terlanjur memilih agama di luar Islam dan ingin masuk Islam, maka ia diwajibkan untuk
dbs7lvx.